Rabu, 30 Maret 2011

Longki-Sudarto Unggul di Pilkada Sulteng LONGKI'S









































































































PALU - Tiga lembaga survei yang melakukan penghitungan cepat Pilkada Sulawesi Tengah hingga tadi malam menetapkan pasangan Longki Djanggola-Sudarto mengungguli Rendy Lamadjido-HB Paliudju.


HB Paliudju saat ini adalah Gubernur Sulteng yang kembali mencalonkan diri sebagai wakil gubernur. Indonesia Development Engineering Consultent (ide-C) mencatat, Longki Djanggola-Sudarto unggul dengan meraih 55% sedangkan Rendy Lamadjido- HB Paliudju hanya meraih 10,94%. Lembaga lainnya, Script Survei Indonesia (SSI), mencatat pasangan Longki Djanggola- Sudarto meraih 59,38%, jauh dari Rendy Lamadjido- HB Paliudju yang hanya 9,74%. Sementara, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis Longki Djanggola-Sudarto meraih 53,98% sedangkan Rendy Lamadjido- HB Paliudju 13,07%.

Pilkada Sulawesi Tengah diikuti lima pasangan, yakni Aminuddin Ponulele-Luciana Baculu, Sahabuddin Mustapa- Faisal Mahmud,Longky Djanggola- Sudarto, Rendy Lamadjido- HB Paliudju, dan Achmad Yahya-Ma’ruf Bantilan. Pemenang pilkada itu akan menggantikan HB Paliudju- Achmad Yahya yang masa jabatannya telah berakhir pada 24 Maret 2011. Jumlah pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Sulawesi Tengah saat ini sebanyak 1.785.763 orang, sedangkan jumlah tempat pemungutan suara sebanyak 5.294 TPS yang tersebar di 10 kabupaten dan satu kota.

Paliudju mengaku akan berkebun jika kalah pada pilkada ini.“Masih ada kebun.Kebetulan ada kolam juga yang bisa dikerjakan,” katanya kemarin.

 

 ****************************************************************************


calon gubernur sulawesi tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si saat berkampanye di alun-alun Kantor Bupati Parigi Moutong.....


Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, kita akhirnya sudah memilih angka 3 sebagai nomor urut pasangan Longki Djanggola – Sudarto. Saya lalu ditanya apa makna angka 3 bagi saya? Saya menjawab bahwa semua angka punya makna. Angka 1 sampai 10 punya filosofi masing-masing. Tidak ada yang lebih istimewa satu sama lain.
Coba kita simak, angka 1 selalu dipakai untuk menandai pemenang dalam macam-macam lomba. Tapi untuk bertanding atau berlomba orang menghitung mulai dari 1 sampai 3, baru pertandingan atau perlombaan dimulai. Jadi semua sama istimewanya. Tidak ada yang menghitung 1 saja, atau 2 saja lalu berlomba, harus sampai dulu di angka 3.
Dalam agama Islam, angka 3 selalu jadi rujukan. Dalam berwudhu misalnya, mesti membasuh tangan 3 kali, membasuh wajah 3 kali dan seterusnya. Biasanya, kita baru afdhal membaca do’a setelah bacaan ketiga kalinya.
Di kalangan Kristiani angka 3 juga bermakna. Bisa jadi di kalangan agama Hindu, Budha, Kong Hu Cu, dan sebagainya ada angka-angka lain yang punya makna atau filosofi sendiri.
Saya juga langsung teringat pada penegasan sejumlah tokoh yang mengatakan tiga alasan mengapa mendukung kami.
Alasan pertama, menurut mereka, kami adalah sosok pemimpin muda yang berpengalaman dan mampu mengorganisir pemerintahan untuk bergerak cepat dan strategis dalam memajukan daerah.
Alasan Kedua, kami dikenal merakyat dan mampu mengayomi rakyat yang dipimpinnya. Karakter dan kepribadian seperti ini adalah modal penting bagi wilayah yang multietnis dan multi-agama seperti wilayah kita.
Alasan Ketiga, imbuh mereka, masyarakat Tojo Unauna ingin melihat Sulteng menuju perubahan besar. Dan mereka mengatakan bahwa pasangan Longki’s adalah jawaban bagi perubahan itu.
Penegasan para tokoh itu, sebenarnya pujian belaka, saya risih dipuji-puji seperti itu. Tapi saya menerimanya sebagai hal positif untuk mendorong kami maju. Saya membaca itu sebagai harapan orang banyak atas kami. Saya pun langsung berjanji dalam hati akan memenuhi harapan-harapan itu. Sebab saya yakin, kita ingin melihat Sulawesi Tengah lebih maju, lebih mandiri dan lebih sejahtera.
Nomor urut, bukanlah nomor peringkat atau penentu kemenangan. Sebab yang menentukan kemenangan bukanlah nomor urut tapi kepercayaan masyarakat untuk memberi mandat kepada kita. Insya Allah.
Karenanya, ayo ! kita pilih nomor 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar